Pembela Anak Melayu Tenang

Pembela Anak Melayu Tenang

Monday, 9 May 2011

perjalanan cinta

Tak kubayangkan cinta seindah ini
waktu dan tika ia bermula
hanya kurasa perasaan gemetar
ingin mengerti kau maksudnya


di dalam jiwa tiba gelisah
ketika kita bertentang mata
maka kukenang istilah cinta
mengisi ruang sudut hatiku
bisa asmara datang mencekam
meronta – ronta
kerinduan…


sinar cintamu itu gemerlapan….
bagai sinar kejora menyala


penantian ini pasti satu siksaan
ketika dalam kegersangan
andainya dapat engkau turut rasakan
betapa cintaku membara


ditemani ombak sepi layar mimpi
inginkan bertemu
hari hari kulalui mengharap mahligai terindah
menungguuuuuuuuu


mengharap yang terindah……….
Cinta adalah anugerah yang indah
Dari yang Maha Kuasa
Dan kaulah Sang Dewi Cinta
Utusan ‘tuk bahagiakan aku


Pertama kali aku melihatmu
Hatiku tergetar tak menentu
Ternyata aku
Jatuh cinta padamu


Rindu adalah rasa yang terindah
Namun ku tersiksa karnanya
Bila ku pejamkan mata
Terbayang senyummu yang lugu


Kau sering buatku tertawa
Bahagia dengan cintamu
Saat kau tak di sini
Aku pun merindukanmu


Cinta.. yang buat ku rindu
Entah sampai kapan harus menunggu
Rindu.. yang buat ku mencinta
Bila sampai mati harus menunggu
Aku rela..


Saat kau pergi
Hujan turun ke bumi
Mengiringi langkahmu
Meninggalkan aku


Kau ingin aku menunggu
Sampai kau kembali
Dengan sabar dan rela
Demi sumpah cinta setia
Yang pernah kita ucapkan


Ketika cinta itu tersemai
Memasuki ruang-ruang dihatiku
Memenuhi kalbuku, dan memenuhi bayanganmu dinuraniku
Engkau adalah bagian terindah dalam hidupku
Bagaimana aku dapat merasakan sesuatu tanpamu


Takkan pernah habis air mataku
Bila ku ingat tentang dirimu
Mungkin hanya kau yang tau
Akan rasa sesak yang menghujam batinku


Manusia yang hina……….
Tak akan pernah mencinta………..
Sejati atau maya………….
Hanya masa yang membuktikannya……….
I don’t wanna be munafik guy who said……….


Cinta itu nyata………..
Ada pada siapa dan apa saja…………
Memang, dia adalah muara………..
Hulu dan hilir……….


Tapi dunia tercipta untuk manusia………
Aku salah satu yang percaya bahwa cinta sejati antara manusia itu ada………..
May be…….. coz I am a guy from last century……….


Andai waktu bisa ku putar ulang
Ingin ku hapus jejak kata dan polah tingkah
Yang ku perbuat sengaja maupun tidak
Yang membuat mu sedih dan kecewa


andai tuhan menawarkan padaku
dunia dan isinya ataukah dirimu
untuk kumiliki……..
aku kan lebih memilih dirimu
untuk jadi milikku


aku kan lebih memilihmu
karna bagiku………
memilikimu bagaikan memiliki dunia
tanpamu…
tiada arti dunia ini bagiku


oh tuhan………
jadikan dia milikku selamanya
jangan penah kau berikan dia untuk yang lain
cukup untukku saja
untuk hari ini sampai esok
hingga maut memisahkan kita


tuhan………….
ijinkan selamanya dia disisiku
kukan buat dia sellu bahagia
kukan selalu menemaninya
kukan slalu ada dgnya apapun yang terjadi


saat kamu menyukai seseorang maka kamu ingin memilikinya untuk ke egoisan mu sendiri..
saat kamu menyayangi seseorang maka kumu ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk diri mu sendiri..
saat kamu mencintai seseorang maka kamu akan melkukan apapun untuk kebahagiaan nya walaupun kamu harus mengorbankan jiwamu..
. saat kamu menyukai seseorang dan berada disisi nya maka kamu akan bertanya ” bolehkah aku mencium mu?”
. saat kamu menyayangi seseorang dan kamu berada disisinya maka kamu akan bertanya ” boleh kah aku memeluk mu?”
. saat kamu mencintai seseorang dan kamu berada disisi nya maka kamu akan menggenggam erat tangan nya


.. suka adalah saat ia menangis kamu akan berkata ” sudah lah jangan menagis”
.. sayang adalah saat ia menengis dan kamu akan menangis bersama nya
.. cinta adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkan nya menangis di punadak mu sambil berkata ” mari kita selesaikan masalah ini bersama”


Aku hidup dengan cintanya
Aku merasa dengan kasihnya
Aku bernafas dengan helai rambutnya
Aku memandang dengan matanya
Aku bicara dengan senyumnya


Belaianya membuat hati serasa di surga
Wangi tubuhnya buatku terbang arungi khayalan


Slalu teringat saat ia bersandar tidur di bahuku
Kini kuberharap semuanya bisa terulang
Saat-saat indah kujalani bersamanya
Saat ku dapat rasakan senyuman manisnya


Kini semuanya hilang
Inikah akhir kisah cintaku yang menyakitkan..??


Semuanya hancur
Semuanya hilang
Semuanya musnah
dan Semuanya menjadi gelap.


Semua kenangan bersamanya
Apakah ini memang sudah menjadi takdir dalam hidupku..??


Mungkin kini ia tlah temukan cintanya yan abadi
Dapatkan kesetiaan cinta dan kasih sayang yang ia inginkan
Rasakan belaian yang ia dambakan


Tapi itu bukanlah aku
Kenapa..??Kenapa bukan aku..??
Apakah kesetiaan cinta dan kasih sayangku tak ia inginkan..??


Disini kuterpaku dan hanya bisa rasakan rasa perih yang ia berikan
Masa lalu…
Meskipun kini dirinya tlah pergi,
tapi masih terdengar suaranya yang bergema
ditelingaku dan menggetarkan hatiku.


Ia lahir saat matahari terbit,
dan ia kan pergi saat hari mulai gelap.


Ia hadir bagai sebuah khayalan
dan ia hilang bagai sesosok bayangan.
Ia tak bertahan hidup untuk menghibur dan menerangi hatiku.


Ia muncul dari akhir gelap dan menghilang di akhir cahaya.
Ia bagai setetes embun di mata
sang malam yang mengering oleh sentuhan siang.


Sekuntum bunga sakura yang mekar dari kucup kehidupan
dan terpijak di bawah kaki kematian.


Ia bagaikan tamu agung yang kedatanganya membiaskan
cahaya dihatiku, dan kepergianya menghilangkan
rasa di hatiku dan membunuh jiwaku


my honey……….
you know something
i want hugs and kisses you know
i want honey….only 1 minuts
i know,i must waiting come back to me


i wish you will come back by faster
my honey…..
i waiting you forever
you may promise to me?


i want you always fine
always happy
i will happy if you fine
forgeted to all my false
and…
i will to save my heart only for you
for 4ever and………
i wiil to save my body only for you


my honey…..
i don’t to lie my heart
i love you……..so much…..
and…
i want to marry with you
i want to underwen my everyday
with love from you


my honey……….
thanks’for all……


Ku lihat kau begitu berbeda
Dari sebelum kita berpisah
Aku seolah tak mengenalimu
Kau pun ternyata sudah lupa padaku
Sekian ratus tahun bersama
Melewati tahap demi tahap kehidupan
Hingga nyaris sempurna
Tiba-tiba terpisah oleh takdir
Aku tak bisa menyalahkan Tuhan
Tentang kelupaanmu padaku
Tapi air mataku berlinang
Mana kala ku ingat saat pertama kali jumpa denganmu


Waktu itu musim semi
Dalam tahap kehidupan yang baru
Menjadi penghuni Langit
Tak sengaja bertemu di salah satu sudut Langit yang penuh keindahan cinta
Mentari baru terbit
Sama-sama membawa kebahagiaan untuk teman istimewa
Minum arak bersama hingga larut malam
Ternyata jodoh sudah ditentukan
Kalau sudah cinta tak kan ke mana


Langit runtuh..
Kita berdua sama-sama menopangnya
Gunung meletus tak kan hancurkan cinta kita
Dengan nyawaku akan ku pertahankan cintaku padamu
Meski lautan mengering
Aku tetap milikmu


Kenangan saat pertama kali jumpa..
Air mataku berlinang..


Katika aku sendiri seperti ini..
baru kusadari..
jiKa aku memang membutuhkanmu
baru kusadari..
jika aku memang tak mampu tanpamu…


ketika kau jauh disana dengan cowok yang lain..
baru aku merasa…
ternyata hati ini sakitH..
ternyata aku tak mempu bahagia atas cintamu kini..


walau ku tahu..
kau telah lupakanku..
dan aku tak tahu..
kini..
sekecil apa kenangan yang ada di hatimu dengan diriku…??
tentang Qita..!!!


dan andai kamu tau..
disini aku masih dengan setia mencintaimu..


Wahai sayang ku….!
Jikalau disatu hari nanti….
Engkau sedang merasa sedih dan berdukacita
Serulah aku!
Pasti aku akan segera datang disisi mu
Walaupun aku tidak dapat mengembirakan mu ketika itu
Yang pastinya…
Aku akan turut serta berduka menangis bersama2 mu!
Wahai sayang ku….!
Jikalau disatu hari nanti
Engkau ingin lari berpindah ketempat lain
Serulah aku!
Kerana aku tidak akan menghalang niat mu
Cuma aku….
Ingin juga lari berpindah ketempat lain bersama2 mu!
Wahai manis ku….!
Jikalau disatu hari nanti
Engkau lihat lidah ku sudah menjadi bisu dan kelu
Segeralah datang kepada ku
Kerana ketika itu….
Aku sedang didalam kerinduan
Dan sedang tersangat dahaga
Memerlukan diri mu dan kehadiran mu…!


Wahai manis ku…Dengarkanlah bisikan hati ku ini!
Pada dua persimpangan laluan jalan hidup ku ini
Aku Cuma ada dua pilihan
Hidup untuk terus menyintai mu
Atau mati !
Kemarin kulihat ia menangis
dalam hening
dalam diam
tanpa airmata
Namun kutahu ia menangis
Sekarang kulihat ia telah tertawa
walau masih ada luka di matanya
walau masih terasa lelah di hatinya
namun ia telah tertawa
Kutahu ia telah pasrah
Kutahu ia telah menyerah
tak berdaya pada kuasa hatinya
tak kuasa pada kehendak cintanya
Dan kini ia hanya diam
menanti dalam rindu yang amat sangat
dalam sepi yang menyengat
Menanti sesuatu yang tak pasti
tapi ia tak peduli
ia hanya tahu cinta yang ia miliki pasti


Tuhan…
Lihatlah hambamu ini..
Kutlah lelah mencari rahmat tinggimu..
Rahmat cinta yang kaucipta untukku..
Bertabur di antara berjuta di dunia..
Kutakut lagi, merasakan kepahitan..
Karena banyak perjalanan itu menenggelamkanku..
MEmbawaku jatuh ke dalam jurang nan terjal…


TUhan, sekarang aku temukan seorang kekasih..
Yang baik dan pengertian..
Yang mencintaiku dan tulus adanya…
Begitu cantik dan menawan hatiku…
Dan dengan jelas percayakan aku menjaga cintanya…
Diakah..diakah cinta terakhirku,Tuhan??
Kumohon Tuhan, dia saja…dia saja yang terakhir…
Karena kusungguh mencintai dia karena berjuta alasan..
Dan kebaikannya melebihi dari masa laluku..
Dialah yang paling tulus dan paling sayang padaku..
Tak ada lagi, yang cintanya sebaik dia…


Tuhan…tolong dengarkan seruanku…..
Cintaku ini tak ingin sekedar kata-kata saja..
Yang hanya mampu terucap namun tak berdaya berlaku…
Kuhanya ingin merasakan makna hidup sejati..
Di dalam indahnya cinta, dari takdir-Mu…


Karangan bunga menghiasi dirimu..
Dalam bungkusan senyum yang teriring..
Meregangkan aku dalam tangis tak henti..
Engkau yang aku cintai…
Pergi tinggalkan aku selamanya..
Sisakan cerita yang indah…
Dan berakhir dengan siksa yang terdalam..


Aku mencintaimu bagaimanapun jua..
Setelah kehilanganmu, aku tersadar..
Bahwa engkaulah yang terbaik bagiku..
Mungkin sebentar saja aku cinta..
Namun melupakanmu,butuh masa hidupku..
Tangisku pecah slalu untukmu..
Hanya mengenangmu, tak ingin melupakanmu..


Kasihku yang aku sayangi..
Walaupun engkau telah tiada di dunia..
NAmun cintamu slalu di hatiku..
Cinta terbaikku hanya kamu seorang..
Tenanglah engkau di atas sana..
Doaku slalu menyertaimu di sisi-Nya..
Selalu kucintai…kutak rela kehilanganmu..
AKu mencintaimu, walau kematian memisahkan kita..
Engkau sayangku..selamanya kan kukenang..
Hingga Diapun memanggilku..kita kan bersama kembali…


Sungguh kusadari semua..
Rasa sayang yang tercipta..
Begitu dalam kepada dirimu..
Kasih yang kupuja setiap waktu..
Di setiap suka dan duka…
Di setiap derita dan bahagiaku..
Engkaulah kekuatanku…
Agarku mampu bertahan dari ini semua…


Sekarang aku baru menyadari..
Betapa berartinya dirimu kasih…
Kita berpisah untuk sementara waktu…
Namun, rasa rinduku ini tak tertahan lagi..
Aku butuh kamu di sini…
Dan slalu membutuhkanmu tuk temaniku kembali..
Karena aku sungguh mencintaimu…


Kerinduan yang smakin dalam ini..
Buat lautan asmaraku semakin kering..
Dan kehidupan di dalam nya mati kehausan..
Aku rindu padamu dan ingin dirimu..
Tuk berikan aku lagi embun sayangmu..
Sadarkanlah aku akan besarnya sayangku..
Dan kutakingin lagi, melihatmu jauh…


Saat pertama ku bertemu dengan mu
Ada rasa yang ku pendam
Jauh di lubuk hati ku
Ku ingin kau jadi pendamping ku
Temani hari hari ku yang sepi tanpa warna
Kini kita harus berpisah
Meninggalkan mu adalah sesuatu yang tak ku inginkan
Aku ingin disini………aku ingin bersama mu……
Aku tak ingin melupakan mu………untuk selamanya
Waktu ku mohon kembalikan dia untuk ku
Biarkan aku bersamanya
Biarkan hari hari ku menjadi berwarna
Aku tak ingin kehilangannya untuk selamanya
Benarkah kata orang…
Bahwa cinta itu datang…
Hanya dari panca indera…
Kemudian turun ke dalam hati?
Oh…betapa indahnya aliran cinta..
Mengalir bagaikan sungai yang jernih…
Membawa dedaunan yang hanyut..
Tenggelam di dalam dasar asmaranya..


Sungguhpun, cinta berawal dari mata saja..
Sebenarnya, cinta berasal dari hatimu…
Dia berkembang dan menjalar ke panca indera..
Dan bergerak bersama jiwa dan emosimu..
Melalui cinta engkau tau arti hidup..
Dan mengetahui kapan engkau bahagia..
Dan jua tau kapan engkau merasa sepi..


Cinta memang berasal dari hati..
Dan selamanya akan tersimpan dari hati..
Dengan keindahan yang terdapat di dalamnya..
Semua dunia dan isinya..
Serasa milik kita berdua yang menjalin cinta..
Cinta adalah jutaan arti yang satu padu…
Bahagialah bila engkau merasa cinta..
Karena engkau kan paham, itulah tujuan kita hidup..


Malam ini gelisah bersemayam di hati
Gundah bersenandung di diri
Kabut bayangmu tak mampu ku lewati
Hadir dan membatu tak mau pergi
Sekilas bayang kenangan terukir
Wanitaku…itulah dirimu


Sulit aku mengerti hatimu
Sukar kugapai cintamu
Aku hanya mampu mengandai
Tanpa mampu menuai


Seribu pengharapan telah hancur
Terangkat sudah jangkar asmara
Untukku tepikan di dermaga duka
Aku bukanlah lelakimu……..


Aku adalah budak pemuja hatimu
Yang mengadahkan tangan …
Menunggu sedekah cinta mu
Takkan ku banggakan dirimu
Takkan lagi ku tinggikan cintamu


Oh…. wanita….ku hanya punya cinta suci
Tapi aku tak dapat cinta sejati
Pergilah pergi dan jangan pernah kembali
Ku sadari ada lain hati yang kau puji
Yang mampu mengisi apa yang kau ingini
Kupejamkan mata dan hati ini
Untukku lupakan tentang dirimu tentang cintamu…


Cobaan demi cobaan telah kita lalui…
Masa-masa yang suram telah kita daki…
Dan kini saatnya tangan cinta menampakkan diri..
Tuk memberikan jawaban akan kasih kita berdua..
Yang berjalan seiring berjalannya mega waktu…


Kadang kala keindahan mata coba tuk memalsukan..
Membuat hati ingin berpaling dari insan yang lain..
Tapiku tak pernah ingkari cinta kita..
Yang telah kita buat, tuk dinikmati bersama…
Kubukanlah manusia bodoh yang mudah berkhianat…
Kutau, bahwa engkaulah pilihan hatiku selamanya..


Ketegaran yang kita lalui..
Telah membuat topan lari dari segaranya..
Membuat badai itu terpilin dari dudukannya..
Dan memuji kita, atas ketegaran yang bernaung..


Selaksa cobaan telah kita langkahi..
Meski asa dan duka sempat berada di tengah kita..
Namun, cinta membuatnya terpinggir jauh…
Dan hilang tanpa menyisakan sebuah jejak…


Sayangku, ketegaran kita slamanya akan terjaga..
Sekalipun hati kita berada di tempat jauh..
Bagiku, hatimu slalu di dalam


Siapapun jua yang telah merasakan cinta..
Tak ingin duka dan luka melandanya..
Hubungan yang telah terbungkus erat..
Tak mungkin hancur begitu saja..
Karena topan yang kencang menghempasnya..


Siapakah? Siapakah gerangan yang mau..
Jika semua yang tlah tercipta..
Musnah seketika karena penghiantan..
Musnah seketika karena kepalsuan..
Musnah seketika karena ketidaksetiaan..
Kenapa itu harus terjadi???
Di kala kita mengharapkan hujan turun..
Kekeringan menyengat hati tiada henti..


Kutakkan mampu hadapi semua..
Jika kukehilangan sedikit cinta saja..
Bila hati terkasih lari daripadaku..
Dukaku pecah tiada sisa..
Dan anganku sirna bagaikan kabut..


Kutak mau dan takkan pernah menginginkan..
Siapapun engkau pencintanya..
Tak mungkin mampu bila bagian dari hati kita..
Pergi dan lari dari tempat peraduannya…
Begitupun jua kematian yang memisahkan..
Hanya tertawa saja pabila lihat kita..
Meneteskan air mata demi seorang yang kita cinta.


Hanya Engkaulah Tuhan yang tahu segala nya…
bila ada yang aku inginkan
kupastikan semua tentangmu
ku harap semua darimu
aku berharap ada cintamu…………


yang membuatku
tersenyum dan tertawa
walaupun mungkun untuk sementara


rasa inginku terhdapmu
ingin menjaga dan menyanyangimu
entah ini hanya sekedar suka
ataupun ingin jadi miliknya


setiap aku bangun dari tidurku
kuinginkan ada hari indah
esok paginya


hari yang bisa membuatku
bahagia selamanya


langit begitu mendung
bagai hatiku yang gelisah
menunggu kejutan esoknya
suka atau cinta..??????


yang aku rasakan kini
ku tak bisa menggapai ini semua
yang aku bisa hanyalah
menunggu dan selalu menunggu
untuk ini semua….


Aku sendiri dalam sepi..
Tetapi kurasakan engkau slalu ada..
Sekalipun jauh dipisahkan jarak..
Kutak satu juapun melepas rasa ini..
Hanya demi kamu yang kucinta..


Kemana lagi harus kumengadu..
Selain kepadamu yang jadi peraduanku..
Di kala labuh bidukku kandas..
Dan kutak mampu tuk bertepi lagi..
Jadilah pantai setiap kali ku berlabuh…


Tak habis kata tuk pujianmu..
Karena engkau teramat dalam di palung hati..
Tak pernah redup dimakan waktu..
Dan makin membara sejak kau menjauh…
Aku sayang kamu setulus hatiku..


JAnganlah engkau berpaling dariku..
Karena malam minggu ini begitu sepi..
Jangan buat lagi sepiku smakin dalam..
Darimulah kutemukan keramaian hatiku..
Jika kau lukai aku, aku kan merana…


Jangan paksa aku bercerita karna hanya sedih yang ada
Terlalu berat meninggalkanmu
Apa yang kita lalui mungkin takkan kembali
Tapi kuyakin tetap teringat
Kisah kasihmu , kisah sayangmu , kesetiaan , keikhlasan
Semoga menjadikan kita saling mengerti
Kemarahan semoga terkubur oleh kebaikan kita nanti


Dan do’a adalah penghubung harapan kita
Dan maafmu adalah segalanya
Mungkin kenangan akan mengingatkan kita
Dan mungkin rindu akan membawa kita kembali bersama


Terima kasih atas apa yang kau beri
Izinkanlah aku pergi dengan ketulusan hati
Dan lepaslah aku dengan senyummu
Senyum dan tawa yang mengobati saat ini
Bukan dengan air mata lagi…


Kusudahi kembali masa itu..
Masa dimanaku slalu mencari…
Dan bertolak dari hatiku sendiri..
Keindahan hasrat dalam keagungan..
Menjadikanku tersadar kembali..
Masih ada harapan di dalam cinta..
Kutak mau berhenti dan terhentikan..
Karena kutau dan sadar, inilah akhirnya…


Pencarian ke manapun kuberada…
Takkan kusudahi dalam keberadaanku…
Bahwa inilah klimaks hari-hariku…
Dalam mencapai puncak aras teratainya..
Leburkan semua kecamana dunia..
Yang menekanku tuk tunduk padanya..


Cukup sudah pengawalan ini berada..
Kulelah dalam keterikutan kalian di sini..
Menantikan akhir yang tak kunjung turun..
Di dalam teriknya mentari hari ini..
Cukup sudah akhir ini berlalu..
Jangan lagi ada tangis dan derita..
Bagimu kuserahkan jiwa dan ragaku..
Buatmu seorang saja yang aku cintai…


Pergilah cinta…..jangan kau tambahkan luka ini
akankah ku lalui indahnya malam tanpamu lagi
akan ku jemput mentari tanpa kau ada disisi


roda kehidupanku memang sudah digariskan
tanpamu cinta yang selalu ku inginkan


bejana rindu telah berangsur kering
terkubur bersama bunga di ranting


titik titik pengharapan musnah
hilang bersama arus tak tentu arah


ku disini sendiri… dan masih menyendiri
perlahan namun pasti … kau perlahan pergi


ku taksanggup berkhayal lagi
ku tak mampu lagi bermimipi
malaikat seakan datang menghampiri
kalau aku akan tetap seperti ini


pergilah cinta …terbang bersama nirwana
api kerinduan ku coba padamkan
dengan deru yang penuh kedukaan


bila kau sudah mengerti perasaan
itu berarti aku sudah berada di perut bumi
mati bersama pengharapan….
hanya bisa berharap tanpa bisa ” berucap”


Kabut pekat di senja itu
menorehkan lara yang tak terperih
hingga tak bisa ku berkata atau sejenak bertanya ‘mengapa??’


deras hujan mengapus langkahmu yang kian jauh
menyisakan lelah di pikirku tentang mu
yang ta` mungkin lagi mampu memberiku jawaban
tentang arti kehadiran mu yang ku rasakan hanya sesaat
‘Adilkah kisah ini”


Kau yang telah pergi,
andai kemarin kau bisa berkata “kau akan jauh dariku”
mungkin saat itu kan dekap asamu dan ku dengar semua sakitmu
hingga ta` perlu kau merintih dan menangis sendiri
hingga ta` perlu kau kabari aku tentang kisahmu
yang katamu ta` seindah harapan mu


Namun,
saat ku tulis rangkaian kalimat ini
ta` mungkin lagi ku lihat binar merah di gurat wajahmu
atau senyum manis bibirmu yang tersipu
karena semua hanya kenangan yang tersisa jauh di ujung hayalku


Kau…
yang kini hadir di bibir cakrawala
laksana bintang yang selalu menatap bola mataku
namun ta` mungkin bisa ku gapai
walau dengan tangis yang mengiring


Ta` mungkin…
Sayangku…
Semua yang telah kita lalui..
Semua yang telah kita lewati…
Telah tercapai sudah…
Tuk bermimpi dalam segala suasana…
Kau telah temani masa-masaku..
Di mana suram dan kelam mengikutiku..
Kau terangi aku dalam kasih sayangmu..


Kita berdua bersama..
Kita memadu kasih selamanya…
Dan apa yang menghadang, hanyalah puing belaka..
Engkaulah jiwaku..
Engkaulah palung hatiku…
Takkan ada yang bisa…
Menggantikan engkau dalam cinta ini…


Kaulah sang kekasih..
Yang sanggup bertahan dalam dukaku..
Yang mampu memberikan kebaikan dalam hatimu..
Kau tulus adanya..
Aku cinta tiada imbalan kuinginkan…
Hanya cinta dan cintalah kan kuberikan..


Aku sayang kamu..
Aku cinta kamu..
Bidadariku yang aku sayangi..
Yang slalu memberikan semangat dalam dunia..
Yang jadikan neraka hidup bagaikan surga…
Melangkahi semua dengan canda dan tawa…
Hanya bersamamu kutemukan bahagiaku..


Jika langit runtuh…
Walau badai menerpa..
Tapi cinta ini takkan pernah hilang untuk selama nya…


Kini aku bingung…
Mau pilih yang mana
pilih dia… atau dirinya…
pilih jauh… atau dekat…


kini ku diantara dua pilihan
yang harus aku pertimbangkan
yang tak pernah aku bayangkan
sekalipun menginginkan


Andai aku tahu
Manakah yang tulus mencintaiku
aku takut dia menduakan aku
dan aku takut dia membohongiku


Kebaikannya membuat hatiku luluh
perhatiannya membuatku jatuh
ku tak sanggup menahan gejolak
yang tumbuh bagai meledak-ledak


Angin berhembus begitu kencang…
Dan sungai begitu deras mengalir..
Begitu jua yang kurasakan malam ini..
Nafasku yang merindukanmu begitu kencang..
Dan aliran darahku begitu deras mengalir..
Menyatakan begitu tingginya kerinduan ini…
Dalam bayang semu aku membayangkanmu..
Menari dalam setiap keindahan anganku…
Tak bersyarat tuk memujamu..
Cukup dengan rasa sayang dan setia..
Adalah kunci emas dalam menggapai cinta..
Kuyakin akan masa yang kunanti..
Saat itu kan tiba, sayangku…
Kita kan bersama kembali tuk selamanya…
Jangan jemu padaku..dan selalu berdoa..
Sang Kuasa ciptakan aku hanya untukmu..
Hati dan jiwa ini kupersembahkan demi engkau…
Dalam segala rasa, aku dendangkan lagu malam..
Yang sekiranya mampu melarutkan mimpimu..
Membuatmu dalam kepulasan dan terhenti..
Menghembus nafas lembut tuk menanti hari esok..
Selamat tidur, semoga mimpi indah ya sayang….
Cintaku hanya untukmu seorang…


Hey kalian para penggoda…
Jauh-jauh sajalah dari dia, cintaku…
Jangan sekali-kali kau rayu dia..
Di kala kuberjuang tuk mencintainya…


Hey kalian para kumbang di taman..
Jauhilah bunga mawar yang indah itu..
Atau segera kugenggam ragamu itu..
Dan kuinjak-injak dikau tak tersisa..


Ke mana kakiku melangkah..
Derap kakinyapun slalu membimbingku..
Dan kalian di sana tiadalah artinya..
Sekalipun kalian menggoda kecantikannya…


Tau diri sajalah engkau padanya..
Dia adalah milikku seorang…
Dan siapa saja yang menginginkannya.
Patutlah dia melangkahi jasad hidupku…


Sampai mati dia akan kujaga…
Kan kucegah lelaki manapun daripadanya..
Jikalau sakit tak mau engkau rasakan…
Jauh-jauhlah dari padanya…
Karena aku tak suka perilakumu…


Jangan dekati gadisku…
Apalagi merayu dan menyanjungnya..
Atau Bibirmu akan kusobek habis tiada sisa…
Dan tubuhmu kumusnahkan dalam angkaraku..


Dia hanya milikku…
Jangan coba merebutnya dariku…


Kutelah temukan sesuatu yang kucari-cari..
Cinta yang membahana bagaikan syair..
Sekarang berada di lubuk hatiku yang dalam..
Terikat erat dalam tali janji yang suci..
Menyatu dalam setiap aliran darahku ini…


Oh..cinta itu begitu indah…
Semuanya jadi amat begitu indah…
Kudapat bernyanyi dengan riang…
Gerak langkahku menari di atas hijaunya rerumputan..
Hanya tuk ucapkan sajak pujian buat sang Putriku..


Akhirnya penantian ini berakhir..
Karena kutlah temukan dia..sang bidadari cinta..
Yang slamanya kan tinggal di dalam ruang hati…
Dan terjaga bahkan hingga maut memisahkan..
Surga itu seakan tersingkap di dunia…
Jadikan jutaan rasa menjadi satu dalam cinta…


Kemarilah dan genggamlah erat tanganku..
Peluklah aku dengan sejuta sayangmu…
Kecupan di pipimu buatku smakin cinta…
Hingga bunga-bunga jadi mekar karenanya..


Cintaku adalah kesempurnaanku…
Buat semua lembaran usang menjadi harta yang suci..
Tiada lagi yang akan kucari di dunia…
Karena yang ku cari sudah ada bersama ku saat ini…


Kasihku…
Engkau begitu manis kudengar..
Suaramu teramat indah buatku lega..
Seminggu tak mendengar suaramu…
Rasanya ingin mati ragaku..
Kutak bisa..tak bisa meninggalkanmu..
Sedetik saja tak menyapamu..
Aku yakin, aku takkan bertahan…
Apalagi kehilanganmu..kutakkan bisa hidup..


Namun, saat kita merasakan…
Kenangan pada saat pernah bersama..
Waktu kita yang sementara tak sempurna..
Tinggalkan cerita singkat yang indah..
Kedamaiannya tak kurasakan bertahan…
Saat itulah, kuingin curahkan semua..
Biarkan sajalah,rindu ini menjadi-jadi..
Karena suatu hari kita kan bertemu lagi..


Kutunggu engkau di sini..
Tuk dengarkan sapamu..
Yang bawakan damai di hatiku..
Yang membuat suasana menjadi indah..
Engkaulah sayangku teramat sangat..
Kutak mau kehilanganmu..
Kesetiaanmu adalah nyawaku..
Ingatlah slalu akan janji kita..
Di bawah langit yang pernah kita katakan..
Kita takkan pernah mendua..


Cinta yang kau gambarkan..
Terukir dalam di dasar hatiku…
Kau berikan kasih sayang..
Kau katakan ucapan perhatian..
Serta merta kuterlena karenamu..


Ketulusan yang tersirat…
Mencibirkan rasa cintaku ini..
Yang kian merebak dan meluap..
Bagaikan lautan yang menghempas..
Kuterbuai dalam asmaramu…


Sejatinya engkau sayangku..
Aku cinta dan kamu cinta..
Tiada kata yang dapat mengungkapkannya..
Rasa cinta yang kini membahana..
Adalah nyata untuk kamu seorang..


Sayangku, ketulusanmu adalah kekuatanku..
Kejujuranmu adalah tamengku..
Tuk tetap bertahan dari sgala godaan..
Engkau malaikatku, berikan aku cahaya..
Agar dalam gelappun kutak gentar..


Bayangkanlah engkau kasih..
Kita terbang bersama di angkasa..
Menginjak awan dan menyeberangi pelangi..
TUk memetik bintang dan bulan…
Dan mengitari sungai galaksi kita..


Sgalanya kan kupersembahkan untukmu..
Demi ketulusan hatimu..
Yang membakar jiwaku..
Dengan semangat dan asmara…
Membuatku mampu hidup bertahan lama hingga saat ini….


Tahukah engkau sayang..
Engkaulah separuh nafasku..
Yang menyusuri jengkal hembusan..
Dalam dadaku yang berdenyut..


Engkau adalah cermin diriku..
Yang kan tersenyum…
Bila wajahku tersenyum…
Kau adalah bagian hidupku..
Serpihan jiwa yang terpisah..


Kurasakan kehadiranmu..
Menyempurnakan sudut hidupku..
Mengagungkan namamu aku bangga..
Engkau jiwaku dalam satu nafas…
Berjalan bersama dalam cinta kita..


Kemahaindahan cinta ada padamu..
Serabut wajahku bukanlah apa-apa..
Karena engkau muliakan semua..
Kekuranganku engkau sempurnakan..
Melalui jiwamu yang adalah jiwaku..


Cinta…
Cinta…
Ohh… Cinta
Cinta begitu indah
Yang tak dapat teruraikan dengan kata-kata


Cinta bukan lewat mata
Namun Cinta itu datang dari Hati dan Rasa


Cinta bukan dengan senyuman dan mengumbar kata
Karena itu hanya rayuan semata
Tapi Cinta datang dari Lubuk hati yang hadir dikeheningan jiwa


Cinta bukan angin topan yang menerpa
Tapi Cinta bak Semilir angin yang berhembus merasuk di relung jiwa


Cinta bukan segelas air yang dapat melegakan kehausan akan penat raga
Tapi Cinta hanya Setetes air yang dapat hilangkan dahaga


Cinta bukan hitam di atas putih yang takkan pernah berarti
Namun Cinta itu seperti Kapas putih yang mempunyai makna arti
Dan Cinta itu seperti Mawar Putih yang hadir dari Hati yang Suci


Cinta itu Indah
Dan Cinta itu nyata meski tak harus jadi ”nyata

No comments: